Hallo, welcome to my fun blog…
Terima kasih sudah mampir di blog aku teman-teman, kira-kira aku akan membahas apa ya teman-teman hemm... penasaran gak sih? Oke deh aku mau kasih tau nih sama kalian sekarang aku mau membahas rempah-rempah dapur yang ternyata banyak memiliki manfaat loh, salah satunya adalah kunyit, bahan dapur yang satu ini kalian pasti tau dong, mari kita cari tau lebih dalam lagi teman-teman.

Hasil gambar untuk gambar kunyit

Kunyit merupakan tanaman suku temu-temuan dengan nama latin Curcuma longa linn atau Curcuma domestica Val. Senyawa utama yang terkandung dalam rimpang kunyit adalah senyawa kurkuminoid. Senyawa kurkuminoid ini yang memberikan warna kuning pada kunyit. Kurkuminoid ini menjadi pusat perhatian para peneliti yang mempelajari keamanan, sifat antioksidan, antiinflamasi, efek pencegah kanker, ditambah kemampuannya menurunkan resiko serangan jantung (Asghari G.A. Mostajeran and M. Shebli, 2009).

Kunyit secara empiris telah digunakan oleh masyarakat untuk mengobati berbagai penyakit. Kunyit mempunyai berbagai nama daerah yang berbeda-beda diantaranya : Jawa : kunyir, konengtemen (Sunda), konye, temokoneng (Madura). Kalimantan : kunit, janar (Banjar) ; cahang (Dayak Penabung). Sumatera : kakunye (Enggano) : kunyet (Aceh); kuning (Gayo); hunik (Batak); under (Nias) ; kunyit (Melayu); kunir (Lampung). Sulawesi: uinida (Talut); awalahu (Gorontalo); panigon (Toli- toli); uni kuni (Toraja); kunyi (Makassar); unyi (Bugis); nunyik (Mandar). Maluku : unin (Goram); unine (Seram Barat); gogohoki (Halmahera); guraci (Ternate). Papua : Rame (Kpaur); nikwai (Windesi) Kunyit juga mempunyai istilah asing 11 inggris” turmeric  (R. syamsul hidayat & Rodame M. Napitupulu, 2015).

Manfaat kunyit bagi kesehatan antara lain :
1. Kunyit mengandung antioksidan dan antiperadangan.
2. Kunyit dapat memperlambat penyebaran dan pertumbuhan tumor.
3. Kunyit dapat memperlancar sistem pencernaan.
4. Meringankan gejala rematik.
5. Membantu menyembuhkan luka.
6. Membantu menyembuhkan penyakit kulit seperti koreng dan gatal-gatal.
7. Diabetes melitus, Tifus, Usus buntu, Disentri, Sakit keputihan; Haid tidak lancar, Perut mulas saat haid, memperlancar ASI; Mandel, Berak lendir, Morbili, Cangkrang (Waterproken).

Keunggulan lain dari kunyit adalah kemampuan sebagai anti radang dan penggumpal darah. Hal ini dipengaruhi oleh pembentukan ecosanoids, zat kimia yang dapat mengatur penggumpalan darah, tekanan darah dan kekebalan tubuh. Selain itu kurkumin juga bersifat antibakteria dan antiinflamasi, menghambat atau membunuh mikroba serta berkhasiat mengatasi masalah peradangan jaringan (Jamitra, 2008).

Penggunaan obat pada luka bertujuan untuk mempercepat proses penyembuhan. Obat yang digunakan dapat berupa obat modern atau obat alami yang dibuat secara tradisional dari tanaman dan rempah – rempah. Salah satu tanaman yang paling banyak digunakan adalah kunyit (Curcuma domestica Val) (Wienarsih, et al 2012).

Kunyit digunakan dalam berbagai bidang seperti kesehatan, kuliner dan kosmetik. Pada pengobatan tradisional, kunyit digunakan sebagai antiinflamasi, antiseptic, antiiritansia, anoreksia, obat luka dan gangguan hati (Wientarsih et al., 2012). 

Kunyit (Curcuma domestica Val) mengandung senyawa kurkumin yang dapat mempercepat re – epitelisasi, proliferasi sel, dan sintesis kolagen (Wientarsih et al, 2012).

Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat obat, yang disebut sebagai kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin, desmetoksikurkumin sebanyak 10 % dan bisdesmetoksikurkumin sebanyak 1-5 %, dan zat-zat bermanfaat lainnya seperti minyak atsiri yang terdiri dari Keton sesquiterpen, Turmeron, Turmeon 60 %, Zingiberen 25 %, felandren, sabinen, borneol dan sineil. Kunyit juga mengandung lemak sebanyak 1-3 %, karbohidrat sebanyak 3 %, protein 30 %, pati 8 %, vitamin C 45-55 %, dan garam-garam mineral yaitu zat besi fosfor dan kalsium (Ersi Herliana, 2013). Kurkumin bermanfaat sebagai antioksidan, antimikroba, antifungi, dan juga antiinflamasi. Selain itu kurkumin juga diyakini mampu menghambat pertumbuhan sel kanker dan memacu apoptosis sel kanker. Bahan warna kurkumin dapat juga digunakan untuk memecah penggumpalan darah di otak seperti yang terjadi pada pasien penyakit alzheimer (Dheni, 2007).


SUMBER GAMBAR :


REFERENSI :

Asghari, G.A., Mostajeran, and M. Shebli. 2009. Curcuminoid and Essential Oil Components of Turmeric  at Different Stages of Growth Cultivated in School of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences. Isfahan University of Medical Sciences. Isfahan. Iran.

Dheni, R. 2007. Menyembuhkan kanker dengan kunyit. Bogor: Jurnal Nasional.

Jamitra, 2008. Kunyit curcuma domestica.  Jakarta : Pustaka Utama.

Winarsieh, W., Wientarsih, L., Sutardi, N.L. (2012). Aktivitas Salep Ekstrak Rimpang Kunyit dalam Proses Penyembuhan Luka pada Mencit yang Diinduksi Diabetes. Jurnal Veteriner. 13.

Komentar

Posting Komentar